Lepas Teaser Video, Sovereign Akan Rilis Debut EP Bertajuk "The Baneful Litanies"

Lepas Teaser Video, Sovereign Akan Rilis Debut EP Bertajuk "The Baneful Litanies"

Berita Musik Indie Terbaru dan Terlengkap

Berita Indie Terbaru - Setahun setelah Sovereign melepas single mereka yang bertajuk “The One Whom Earth Refuse” dalam bentuk digital streaming dan video lirik amatir lewat akun sosial mereka (@SVRGNofficial), kini kelompok pengusung distorsi metalcore ini datang dengan menawarkan satu menit video untuk menggoda para metalhead dan penggugat kekuasaan. Sebuah teaser video berdurasi satu menit mereka suguhkan dalam kemasan disturbing hitam dan putih. “The Baneful Litanies” adalah tajuk yang Sovereign canangkan untuk debut EP yang sedang mereka persiapkan. 

Berisi kumpulan rapalan yang dianggap “terlarang”, album ini merupakan kumpulan 7 lagu buah rekayasa yang mereka tulis, bingkis, dan siap diteriakan untuk membuat gaduh telinga metalhead dari wacana kenyamanan. Pada teaser video-nya, Sovereign menghantarkan potongan konstruksi lirik bernuansa agnostic yang dibawakan dengan kegeraman yang pernah tertahan dan akhirnya dilepaskan sekaligus memberikan peringatan agar mereka yang mendengarkan bersiap membuka mata sepenuhnya.

Terdapat tulisan “Coming Soon” pada akun instagram mereka namun belum jelas apakah Debut EP unit metal asal Jakarta ini akan dirilis oleh label dengan nuansa gelap dan cryptic seperti yang tergambar pada teaser video mereka, atau malahan dirilis secara independen.
Project Band Hardcore, Shout Keepers Rilis Mini Album Berjudul "Aliansi//Alliance"

Project Band Hardcore, Shout Keepers Rilis Mini Album Berjudul "Aliansi//Alliance"

Bertta Indie Musik Terbaru

Berita Indie Terbaru - Shout Keepers a.k.a ShokeepHC adalah project band hardcore asal Tambun Selatan, Bekasi. Shout Keepers terbentuk tepat pada tanggal 12-12-2012 dengan berawalkan personil Aldino (Vocal), Awank "Racer Dancer” (Guitar) dan Kiki (Drum). Grup band ini terinfluence oleh Shutdown, Strife dan Agnostic Front. Tetapi dikarenakan kesibukan dari setiap personilnya, project ini harus berhenti di tahun 2013.

Tepat diawal tahun 2015, Shout Keepers diteruskan kembali dengan personil Gita “Ex Pesona 13” (Vocal), Awank “Racer Dancer” (Guitar), Ardi “Back To The Future” (Bass)dan Aat “Losetime” (Drum). Dengan formasi baru ini shokeepHC melakukan mini tour pertama di Jonggol & Cipanas pada tanggal 1-2 Januari 2015, serta banyak perubahan baik dari sound dan influence seperti Hatebreed, Wolfdown, Terror & Madball.

Usai mini tour tersebut Ardi & Aat harus resign, project ini kembali terus dilanjutkan setelah bergabungnya Konx “Ex Secret Forgotten & Mesin Rusak” (Drum), Benk “Ex Destination Before Death & Secret Forgotten” (Lead Guitar) dan Kake (Bass) dengan terbentuknya formasi ini shokeepHC langsung melakukan mini tour kedua mereka di Rawa Mangun, Jonggol & Bekasi pada tanggal 14-15 Maret 2015, serta berlanjut dengan banyak tampil di gigs & events baik didalam kota maupun diluar kota.

Saat ini ShoutkeepHC baru saja mengeluarkan mini-album bertitle “Aliansi//Alliance” yang di rilis resmi & distribusikan oleh Hadeath Records Bandung. Trailernya sekarang sudah dapat dilihat di Youtube Official maupun beberapa portal video dunia yaitu Hardcore Worldwide dan BlankTV, salah satu dari empat materi yang terdapat di mini-album tersebut yaitu “Blood Stage” juga telah dikeluarkan dalam bentuk video lirik, yang sudah di unggah di youtube official serta di unggah ulang kembali oleh BlankTV.
Konsep Musik Lebih Matang, Hayday Rilis Single Kelima Bertajuk "Terjaga"

Konsep Musik Lebih Matang, Hayday Rilis Single Kelima Bertajuk "Terjaga"

Berita Musik Indie Indonesia Terbaru

Berita Indie Terbaru - Satu lagi musisi dalam negeri yang akan meramaikan industri musik Indonesia. Ya! Mereka adalah HAYDAY, band beraliran Pop Punk asal Kota Kembang Bandung yang terbentuk pada tanggal 11-12-13 pertengahan bulan desember ini telah mengeluarkan single ke-lima mereka yang berjudul “Terjaga” pada bulan Desember 2016 ini dibawah naungan Sound Of Monkey Record. Band yang berdiri sejak pertengahan tahun 2013 dan beranggotakan Ricaw (Vocal, Guitar) & Viscy Erva (Drum) ini mengeluarkan single ke-lima yang berjudul “Terjaga”.

Proses pengerjaan single kelima kami ini memakan waktu sekitar 3 bulan. Mulai dari pengumpulan dan aransemen materi lagu, proses rekaman, proses mixing dan mastering semua dilakukan di Sound Of Monkey Bandung. Tapi kami mencoba mengerjakannya semaksimal mungkin agar mendapatkan hasil yang memuaskan. Setelah melewati proses pengerjaan single lagu kelima, kami sajikan single lagu kelima dengan hasil yang menurut kami sangat layak dan patut dipertimbangkan di kancah industri musik Indonesia.

Di single kelima ini, kami menawarkan konsep musik yang lebih matang. Pendewasaan personil dalam mengolah lagu “Terjaga” dapat sangat mudah terbaca hanya dengan mendengarkan sekali saja. Penulisan lirik lagu ditulis oleh Ricaw dan di aransemen bersama-sama. Kami sangat puas dari segi materi lagu dan sound yang dihasilkan, kami juga yakin single kelima kami ini akan sangat memanjakan telinga para pendengar musik dan juga berkeyakinan single “Terjaga” akan menjaring penikmat musik Hayday lebih luas lagi.

Tracklist single “Hayday”:
  • Kita Dan Dunia
  • Garuda Muda
  • Terbaik
  • Maafkan
  • Terjaga
Band Metal Surabaya, TIKAM Rilis Video Terbaru Berjudul "Tanda Tanya"

Band Metal Surabaya, TIKAM Rilis Video Terbaru Berjudul "Tanda Tanya"

Berita Indie Terbaru

Berita Indie Terbaru - Band metal asal Surabaya yang suka bereksperimen dengan formula dari Metallica, Slayer, Pantera, Slipknot, Lamb of God, hingga Behemoth. Sejak didirikan pada 11 Desember 2013, TIKAM sudah berganti gitaris sebanyak tiga kali dan berganti drummer sebanyak dua kali. Saat ini formasi TIKAM adalah: Bayu Karna (vokal), Bima Kordes (gitar), Fajar A. (gitar), R. Wiryawan (drum) dan Cak Boker (bass).

Video lirik yang menampilkan performance art tersebut merupakan visualisasi dari salah satu lagu pada debut album Mereka yang dirilis saat Record Store Day Indonesia kemarin. Album yang diberi judul "Jurnal Amarah" ini dirilis melalui label bentukan Mereka sendiri yaitu INSTING Creative Records.

Seluruh tahap produksi mulai recording, mixing, mastering hingga penggarapan video dikerjakan oleh INSTING Creative Lab yang juga merupakan dapur produksi Mereka sendiri. Jabatan produser di album ini dipegang oleh Cak Boker (bassist), kemudian Joshua Pello dari Insting Creative Lab ditunjuk sebagai audio engineer untuk mengerjakan mixing serta mastering.

Album ini berisi 14 track, 3 diantaranya merupakan lagu instrumental. Sembilan lagu menggunakan lirik bahasa Indonesia, dan dua lagu menggunakan lirik bahasa Jawa.
Sesuai judulnya, pesan yang terekam pada album ini merupakan dokumentasi kemarahan atas apa yang Mereka lihat maupun Mereka alami sendiri, mulai dari tema kehidupan sehari-hari hingga politik.
Namun sayang materi-materi pada album ini tidak baik dikonsumsi oleh anak dibawah 18 tahun.

Di dalam album ini, TIKAM juga mengajak beberapa musisi lokal Surabaya untuk berkolaborasi, diantaranya Gilang (gitaris Amonra) pada lagu "Batas Luka", Eltike dan Bonky untuk mengisi rap pada lagu "Kekal" serta Fauzi Kojel seorang gitarist yang juga sahabat dari Fajar (Gitarist TIKAM) untuk mengisi lead pada salah satu track instrumental berjudul "Tanpa Kata".
Jimmy The Bandit Kenalkan Single Perdana Berjudul “Run And Hide”

Jimmy The Bandit Kenalkan Single Perdana Berjudul “Run And Hide”

Berita Indie Indonesia Terbaru


Berita Indie Terbaru - Jimmy The Bandit, grup musik Rock pendatang baru asal Jakarta, resmi memperkenalkan single perdana yang berjudul “Run And Hide” lewat akun Soundcloud mereka. Jimmy The Bandit beranggotakan Reza Alqadri (vokal), Idham Adrian (gitar), Vareza Mirza (gitar), Alfat Kausar (bass) dan Hendry Irawan (drum).

Single ini merupakan single pertama dari debut album mereka yang rencananya akan dirilis dalam waktu dekat ini. Dalam pembuatan album ini Jimmy The Bandit di bantu oleh I Gusti Vikranta (Viki), penggebuk drum Kelompok Penerbang Roket yang sekaligus berperan sebagai produser di album ini.

Single yang bernuansa Garage Rock ini menceritakan tentang suatu pengejaran dalam kehidupan atau; bisa diinterpretasikan sebagai kehidupan seseorang yang dikejar oleh berbagai sisi kehidupan, ketakutan, pekerjaan, hingga idealisme.

“Lagu ini juga bisa untuk menyadarkan orang-orang kalau ada kekuatan lain yang lebih besar dari kita dan mereka ingin menguasai kita, mengawasi setiap gerak-gerik kita dan selalu menjadi alasan setiap kejadian,” ujar Reza menambahkan.

Sedangkan Alfat mengungkapkan bahwa lagu “Run And Hide” juga dirilis sebagai bentuk ketakutan atas pemikiran yang sulit untuk dikendalikan, layaknya paranoid ataupun berhalusinasi.

Lagu tersebut diharapkan bisa sebagai pintu perkenalan sebelum mereka merilis debut album yang direncanakan dirilis pada 2017 ini. Album yang dikerjakan selama lebih kurang satu tahun tersebut benar-benar digarap secara sangat serius dan detail, baik dari segi tata suara hingga visual sampul album. Rencananya album debut Jimmy The Bandit akan dirilis melalui label rekaman Walrus Records dalam format CD dan digital.
Weekenders Agogo Rilis Single Debut Berjudul "Aku, Kau dan Pagi"

Weekenders Agogo Rilis Single Debut Berjudul "Aku, Kau dan Pagi"

Berita Musik Indie Terbaru

Berita Indie Terbaru - Weekenders Agogo yang merupakan kolektif musik yang dibentuk pada akhir tahun 2016 di Kota Semarang oleh musisi lintas disiplin yang tergabung dalam grup seperti Pyong-pyong, Aimee!, Yanto Brothers, Senggol Tromol dan Swagali.

Dengan formasi ramai, Weekenders Agogo atau biasa disebut WAGG! adalah bentuk konsolidasi dari Adit (Vokal), Okky (Gitar), Luthfan (Bass), Yoga (Trompet), Cipo (Trombon), Refi (Saxsofon), Bayu (add Drum), Ijan dan Faras sebagai Rapper.

Meski terhitung baru WAGG! mempunyai pengaruh sendiri di skenanya. Dengan menggabungkan berbagai unsur genre mulai dari ska, jazz, soul hingga hip-hop, Jamaican sound.

WAGG! sendiri mampu menghadirkan komposisi musik yang meriah lagi harmonis dengan lirik penuh filosofi yang dibalut romantis, seperti pada debut single mereka yang berjudul “Aku, Kau dan Pagi” yang dirilis secara fisik pada acara Semarang Record Store Day 2017 kemarin ini dan secara digital di Itunes, Spotify serta berbagai digital distribution lainnya.

Single "Aku, Kau dan Pagi" mengawali karya mereka yang sedang dalam proses recording yang direncanakan rilis di tahun 2017 ini. Mini album yang di siapkan nantinya bakal berisi 5 lagu baru.
Linkin Park Cetak Rekor Enam Kali Bertengger di Puncak Tangga Album Billboard

Linkin Park Cetak Rekor Enam Kali Bertengger di Puncak Tangga Album Billboard

Berita Musik Mancanegara Terbaru

Berita Musik Terbaru - Dengan enam kali berstatus album nomor satu, Linkin Park berhasil menyusul Bon Jovi, Dave Matthews Band, Metallica dan The Eagles dengan perolehan masing-masing enam kali pula, di luar itu hanya The Beatles (19 kali), The Rolling Stones (sembilan), Led Zeppelin dan U2 (tujuh).

Linkin Park mengunci posisi nomor satu untuk keenam kalinya, saat ini dengan album terbaru mereka, One More Light yang memulai debutnya di tangga album Billboard 200.

One More Light terjual sebanyak total 111.000 kopi, dimana 100.000 di antaranya berbentuk keping tradisional (CD), menjadikan Linkin Park memuncaki Billboard 200 untuk pertama kalinya sejak mereka merilis Living Things terakhir kali pada 2012. Sementara album The Hunting Party hanya sukses bercokol di nomor tiga, yang secara tidak langsung mengakhiri rangkaian empat kali posisi nomor satu untuk album studio band ini.

One More Light praktis menjadi satu-satunya rilisan baru yang menembus jajaran Top 10 diantara sisa para penghuni lama, seperti Damn. milik Kendrick Lamar yang berada di posisi kedua, diikuti posisi nomor satu oleh album Harry Styles milik Harry Styles di nomor tiga.