Rock In Borneo 2017

Rock In Borneo 2017

Informasi Acara Musik, Festival, Konser, Gigs, Pensi dan Tour Terbaru
Distorsi Rock Borneo
Proudly Present:

ROCK IN BORNEO 2017

Date :
Saturday, September 23rd 2017

Venue :
Lapangan Panahan Stadion Aji Imbut Tenggarong
Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur

Open Gate : 
09.00AM

Special Performance :
SKIDROW (US)

Featuring :
Jamrud (Bandung)
Revenge the Fate (Bandung)
Kapital (Tenggarong)
Klandestin (Magelang)
Fallen to Pieces (Malang)
Ruffus (Tenggarong)
Adios Amigo (Sebulu)
Rise After fall (Tenggarong)
Identity Crissis (Tarakan)
Outraged (Tenggarong)
Scream Unseen (Bakungan)
Mrahung (Handil)
Gergad (Samarinda)
Cavendish (Samarinda)
Exitosa (Samarinda)
Crusader (Samarinda)
Davy Jones (Samarinda)
Empire (Samarinda)
Derkaizer (Samarinda)
The Last Destiny (Samarinda)
FDJ Mirza Mbot (Samarinda)
Olah Gubang (Tenggarong)

Tari Belian (Tanjung Isuy)
Tari Enggang (Long Noran)
Tari Perang (Miau Baru,Wahau)
Jepen Olah Gubang (Tenggarong)
Tarsul (Tenggarong)
Beladon (Tenggarong)
Sanggar Seni Teater "Mamanda Etam Lestari" Pimpinan Zairin Zain (Tenggarong)

Festival Kuliner Clothing,Food Truck,
More Games,And More Amazing Experience
Payung Teduh Rencanakan Rilis Album Baru November Mendatang

Payung Teduh Rencanakan Rilis Album Baru November Mendatang

Berita Musik Indie Indonesia Terbaru dan Terlengkap

Berita Indie Terbaru - Payung Teduh, grup musik folk yang sedang populer, telah membocorkan bahwa album baru mereka akan dirilis pada November mendatang. Album ketiga yang diberi tajuk Ruang Tunggu ini dijanjikan bakal memuat warna berbeda dibanding karya-karya mereka terdahulu.

Beberapa waktu lalu sempat beredar kabar bahwa Payung Teduh akan merilis album terbaru pada tahun ini. Akhirnya dalam konferensi pers yang digelar di Soundrenaline 2017, vokalis Is memastikan kalau Payung Teduh akan merilis album baru tersebut pada akhir tahun. "Cuma ada tiga lagu yang warnanya sama seperti album sebelumnya. Tunggu saja," ujarnya.

Lebih kurang tiga bulan lalu, Payung Teduh merilis single terbaru berjudul "Akad". Dalam waktu singkat, lagu ini meroket dan mendapat jutaan penonton di YouTube. Video liriknya telah ditonton sebanyak 3,9 juta kali, sementara video musiknya meraih 11 juta penonton sebelum akhirnya diturunkan karena penggunaan materi tanpa izin dalam kontennya.

Is juga menginformasikan bahwa bandnya akan kembali merilis single baru menjelang perilisan album. "Judulnya 'Di Atas Meja'. Mixing oleh Steve Lillywhite (produser U2, Dave Matthews Band)." Ia enggan menjawab ketika ditanya apakah keseluruhan album akan di-mixing oleh sang produser tenar.

Sebelumnya Payung Teduh telah merilis dua album penuh dan satu album live. Album pertama mereka bertajuk Payung Teduh, kemudian disusul Dunia Batas. Tahun lalu mereka menambahkan album Live and Loud dalam diskografi mereka, sebuah album aransemen ulang dengan tambahan orkestra dari karya-karya mereka sebelumnya.
Kapital, Jamrud Hingga Revenge The Fate Siap Ramaikan Rock In Borneo 2017

Kapital, Jamrud Hingga Revenge The Fate Siap Ramaikan Rock In Borneo 2017

Berita Musik Indonesia Terbaru dan Terlengkap

Berita Musik Terbaru - Memasuki kali keenam pelaksanaan Rock in Borneo yang dulunya bernama Kukar Rockin'Fest, kami dari distorsi memiliki tantangan tersendiri pada tahun ini, dimana setiap tahunnya Puluhan Ribu penonton datang dari segala penjuru arah serta para awak Media baik Cetak, Digital maupun elektronik mulai dari Nasional hingga internasional datang meliput perhelatan besar ini, itulah yang menjadi alasan mendasar di pilihnya tagline "MAMANDA ETAM LESTARI", mamanda sendiri adalah seni tradisi rakyat Kutai yang tentu saja banyak dari generasi milenial kurang mengenalnya, hingga peran Rock in Borneo disini adalah sebagai tongkat estafet agar seni mamanda bisa lebih di kenal anak anak muda pasca event berlangsung, tentu saja ada beberapa seni tradisi lainnya kami tampilkan disini seperti Tarsul, Beladon, Jepen, Belian, tari perang, hingga tari enggang, jadi selain anak anak muda dan penggemar musik rock datang menyaksikan band idola mereka seperti Kapital, Jamrud hingga Revenge The Fate, mereka bisa terlebih dahulu melihat penampilan khas Dari seniman seniman asli Kalimantan Timur ini.

Penonton juga akan dimanjakan oleh festival kuliner dan juga clothing yang berbaris rapi di dalam area venue, harapannya ekonomi kreatif turut berputar pada saat event berlangsung.

Bagi penonton yang ingin datang menyaksikan Rock in Borneo namun tak ingin mengantri panjang, silahkan memakai PESAPU (ikat kepala khas Kutai) yang cara mendapatkan dan pemakaiannya ada di Akun resmi sosial media Rock In Borneo (Facebook/Istagram) serta akan ada sholat maghrib berjamaah jadi di himbau para penonton muslim untuk membawa peralatan sholat masing masing, adapun tempat wudhu dan mushola juga kami siapkan pada saat event berlangsung.

Jadi Mari bersiap untuk sebuah pengalaman tak terlupakan Pesta Musik Keras Terbesar di Tanah Kalimantan, dan pastikan menjadi bagian dari gemuruh Musik Keras Belantara ini, ujar Akbar Haka selaku Event Manager Distorsi Rock Boneo.
Kenalkan Album Solo Kedua, Gerald Situmorang Sebar Single “Dice”

Kenalkan Album Solo Kedua, Gerald Situmorang Sebar Single “Dice”

Berita Musik Indonesia Terbaru dan Terlengkap

Berita Indie Terbaru - Gerald Situmorang kembali dengan proyek musik solonya. Setelah sukses merilis album “Solitude” di tahun 2016 lalu, musisi yang akrab disapa GeSit ini merilis single bertajuk “Dice” sebagai perkenalan dari album solo keduanya yang diberi tajuk “Dimensions”. Single “Dice” memiliki nuansa yang jauh berbeda, elektronik terasa kental dibanding apa yang dibawa oleh Gerald Situmorang di album Solitude. Lagu yang sempat dibawakan bersama Gerald Situmorang Trio ini diramu ulang ke dalam nuansa eletronik selaras dengan deretan lagu lainnya yang terangkum dalam album “Dimensions”.

“Lagu ini (Dice) adalah satu-satunya lagu lama yang ada dalam album Dimensions ini. Salah satu lagu dengan makna yang cukup mengena untuk saya pribadi. Hidup kita yang seperti Dice (dadu) ini, manusia punya banyak pilihan untuk menentukan arah hidupnya akan ke mana dan seperti apa. Saya rasa lagu ini cocok menjadi pengenalan ke pendengar ke materi yang ada di album Dimensions yang jauh berbeda dari album saya sebelumnya (Solitude),” ujar Gerald Situmorang menjelaskan.

Kamis, 14 September 2017 menjelang tengah malam, single “Dice” sudah resmi dirilis dan bisa disimak dalam halaman YouTube Gerald Situmorang (link terlampir) yang berkolaborasi dengan Artisa Tumiwa untuk sisi ilustrasi dan animasi. Lagu ini juga akan turut dimainkan live dalam kolaborasi Gerald Situmorang dengan pertunjukan Alur Bunyi yang akan diselenggarakan pada Rabu, 20 September 2017 mendatang di GoetheHaus, Jln. Sam Ratulangi 9-15, Jakarta Pusat pukul 20.00 WIB. Dalam pertunjukan tersebut Gerald Situmorang yang akan dibantu oleh sejumlah musisi seperti Marco Steffiano (sequencer & effects), Randy MP (effects & soundscapes), Jessilardus Mates (electronic drums), Adra Karim (synth), Agung Munthe (synth) dan Baskoro Juwono (voices) membawakan keseluruhan lagu dari album Dimensions dimana pengunjung juga bisa membeli album fisik sebelum bisa didengarkan di beragam platform digital di keesokan harinya.

Demikian kabar terbaru dari Whistle Media bersama Gerald Situmorang. Terlampir link YouTube dan single “Dice” juga official artwork untuk album Dimensions sebagai pendukung. Terima kasih atas perhatiannya, semoga bermanfaat untuk rekan media dan audiens.
“Steps”, Single Manuver Instrumentalist Tommy Pratomo

“Steps”, Single Manuver Instrumentalist Tommy Pratomo

Berita Musik Indonesia Terbaru dan Terlengkap

Berita Indie Terbaru - Kerap tampil bersama musisi seperti HiVi!, Marcell, Raisa, Barasuara, dll nama musisi instrumental Tommy Pratomo tentunya tidak asing lagi di telinga musik pop jazz Indonesia. Permainan saxophone-nya kerap memukau kita para penikmat panggung musik, tidak hanya memiliki power, namun juga kemampuan improvisasi di atas rata-rata-nya selalu membuat lagu yang dimainkan membuat lebih berwarna. 

Lepas dari aksinya bersama musisi kenamaan Indonesia, Tommy Pratomo akhirnya kembali masuk studio rekaman guna melanjutkan perjalanan musiknya. Setelah merilis album perdananya di tahun 2015 lalu, musisi kelahiran 1 Juli 1988 ini akhirnya fokus untuk menyuguhkan karya lainnya yang menjadi cerminan musikalitas dirinya. 

Sebuah lagu berjudul “Step” didaulat menjadi single pembuka dari babak baru perjalanan musiknya ini. Sebuah single yang bercerita tentang fase pendekatan atau PDKT seorang cowok yang salah tangkap. Segala usaha yang dilakukan dinilainya berhasil dan membuat si cewek merasa, namun pada kenyataannya tidak alias sia-sia. Dibalut dalam aransemen RnB sebagai pondasi dan diperkaya dengan sentuhan elektronik, funk dan urban jazz membuat single ini begitu mudah dan nyaman didengarkan. 

Babak baru bukanlah hal yang berlebih, namun pada kenyataannya dalam menikmati single “Step” ini. Bagi musisi yang juga piawai memasak ini, judul “Step” juga memiliki arti sebagai langkah baru dalam perjalanan musiknya. Ia yang dikenal sebagai instrumentalis dengan saxophone sebagai senjata utamanya, kali ini juga menyuguhkan kemampuan dalam mengolah vokal. Betul, sosok yang bernyanyi dalam single “Step” adalah Tommy Pratomo sendiri yang bernyanyi. 

“Ada sisi perjalanan musik saya pribadi yang ingin saya bagikan ke pendengar di single “Step” ini termasuk saya yang bernyanyi. Sejujurnya bernyanyi bukan hal yang baru karena di awal dulu, saya memulai kehidupan bermusik sebagai penyanyi acara pernikahan dan di beragam acara,” ujar Tommy. 

Bernyanyi lantas bukan menjadi hal baru, namun dipastikan akan memberikan pengalaman yang baru untuk kita sebagai pendengarnya. Untuk memaksimalkan kemampuan dasar bernyanyi yang sudah ada, Tommy Pratomo mengolah vokalnya. Gaya bernyanyi dari Sisco, KC & Jojo, Drake, Brian McKnight, Chance The Rapper hingga Luther Vandross diadopsinya dan dikombinasikan dengan sesi brainstorming bersama teman-teman vokalis seperti Adyuta abandhika, Joshua Kunze, Bakhes Igirisa, Matthew Sayerz dan Kevin Widaya (JIVVA) jelas menjadikan sebuah formula tersendiri dalam menikmati seorang Tommy Pratomo dalam single “Step” ini. 

Formasi berbahaya juga datang dari balik layar single “Step”. Sejumlah musisi profesional turun tangan berbagi kemampuan untuk menjadikan single ini menjadi sebuah suguhan yang telak untuk pendengarnya. Lagu yang ditulis oleh Tommy Pratomo sendiri kemudian didukung oleh Ade Avery (gitar), Adrian “Kitut” Rahmat (keyboard, synth, bass), Rio Exo, kemudian diolah oleh Marco Steffiano sebagai produser dan proses mixing digarap oleh Rayendra Sunito. Ketika sudang matang, single “Step” ini kemudian dimastering di Master Sage Audio, Amerika Serikat. 

“Saya mencoba untuk memaksimalkan semua sisi termasuk sisi produksi ini. Dengan lirik dan aransemen yang sudah dibayangkan sebelumnya hingga single ini jadi, ada harapan untuk mereka yang mendengarkan bisa merasakan suatu karya yang dalam dan fresh dari saya yang memiliki label pemain saxophone,” ujarnya penuh harap atas single terbarunya ini. 

“Banyak sekali masukan dan semangat dari teman-teman musisi. Semua juga berjalan dengan natural, tidak ada Baik vokal dan saxophone memiliki porsinya sendiri. Kembali kepada kebutuhan dari lagu Step ataupun lagu-lagu saya nantinya,” tambahnya lagi.

Selain single “Step”, Tommy Pratomo terus merampungkan proses album keduanya yang direncanakan rilis pada beberapa bulan ke depan. Single “Step” sendiri sudah rilis dan bisa dinikmati secara digital di beragam layanan musik streaming seperti JOOX, Tidal, Apple Music, Spotify dan Deezer serta bisa dimiliki lewat iTunes.
Libels Party 2017

Libels Party 2017

SMAN 15 Surabaya
Proudly Present:

LIBELS PARTY 2017

Date:
Saturday, September 30th 2017

Venue:
DBL Arena Surabaya

Special Performance:
Isyana Sarasvati
Fourtwnty
Adera
The Overtunes

Ticket:
Tribune Normal: IDR 70K
Festival Presale: IDR 85K

More Info:
Andjani: 0813 5355 2553
Ivana: 0812 3407 6010

Invalesco 2017

Invalesco 2017

Informasi Pentas Seni Indonesia Terbaru dan Terlengkap
SMAN 1 Surabaya
Proudly Present:

INVALESCO 2017

Date:
Saturday, September 23rd 2017

Venue:
Tunjungan Plaza Convention Centre

Special Performance:
Ada Band
GAC
Weird Genius

Also Performing:
Tempo
And Many More

Ticket:
Student Pass: IDR 50K
Presale 1: IDR 60K
Presale 2: IDR 70K
On The Spot: IDR 95K
Very Important Person: IDR 200K

More Info:
0822 4429 5561
0838 5725 0070