Biografi Joni Kemon


Biografi Joni Kemon - Anak muda yang bersolo karir, blakblakan & apa adanya, Joni Kemon main musik sejak 1994 dan sempat tergabung dengan beberapa band lokal sampai akhirnya memutuskan solo karir pada tahun 2007, dengan menyuarakan spirit Rawkkk En Bluzzz.

Lahir tahun 1981, tumbuh & besar di kota kecil 60 km selatan Jakarta, joni yang dari kecil emang hiperaktif & nakal sudah terpengaruh musik rock yang ditularkan oleh abang-abangnya.

Sejak umur 6 tahun sudah mengenal Guns N’ Roses, Van Halen, Iwan Fals & Slank, bahkan joni kecil yang nakal saat umur 12 tahun sudah menjadi slankers & sering nongkrong ke markas slank. Joni sering saat balik sekolah (SD-SMP) nekat ke Jakarta pake kereta, cuman bawa duit pas ongkos plus gitar bolong doang.

Pada saat itu pula joni kecil nekat nodong minta belajar gitar sama beberapa musisi potlot seperti Bongky & Imanez (alm). Kalo orang lain cuman minta foto, gue malah pengen nyuri ilmu dari mereka, ya gue minta diajarin kunci-kunci dasar maen gitar khususnya lagu-lagu slank.

Saat SMP-SMA, joni juga sering nongkrong di Perintis Gank, sebuah komunitas musik underground lokal kota bogor & sempat belajar gitar sama beberapa gitaris lokal kota bogor seperti Ame & Andri “Smash Guitar”.

Setelah 13 tahun main band (1994-2007) joni akhirnya nekat memutuskan Solo Karir, sebenernya keputusan solo karir joni lakukan setelah joni merasa selalu gagal membentuk band yang pengen punya karya-lagu sendiri.

Bermodal cuman komputer & peralatan rekaman seadanya yang dikumpulkan hasil nabung dari duit jajan sekolah & duit nyatut spp disaat kuliah, joni nekat membuat merampungkan lagu-lagu sendiri, mulai dari nulis lagu sampe rekaman drum, bass, gitar plus operatorin joni kerjakan sendiri.

Lirik joni tulis secara blakblakan, liar & kasar pokoknya seenaknya aja, musik pun dikerjakan dengan bebas tanpa ada tekanan harus enak didenger apa nggak, intinya disaat joni solo karir joni harus menuangkan 100% idealisme joni, peduli setan orang mau suka atau nggak yang penting joni jujur sama diri sendiri.

Setelah Rekaman musik selesai, akhirnya joni menyeleksi beberapa vokalis dan akhirnya sesi vokal diisi oleh Mc Axl, yang memang kebetulan 1 band di ArrowGuns & sempet punya proyek bareng di The Narsis. Setelah proses rekaman selesai, mixing & mastering dikerjakan oleh John Paul Ivan (Eks Boomerang) yang memang sudah berteman dekat dengan joni di saat maen bareng di Magelang bersama ArrowGuns.

Setelah semua produksi album (lebih tepatnya mini album) selesai, joni akhirnya mulai mencari Pasukan yang harus selalu Kemon membantu Joni disaat Gerilya. Akhirnya terbentuklah Pasukan Kemon Formasi ke-1 terdiri dari Bonsay (Drum), Koswara (Bass), Joni (Gitar) & Mc Axl (Vokal) diakhir tahun 2008.

Setelah tampil pemanasan beberapa kali di gigs lokal kota bogor, bulan Desember 2008 Joni rilis CD album pertama EP "Titisan Rockstar” secara FREE (dibagi-bagikan gratis disaat manggung) yang berisi 5 buah lagu : Lagu Buat Loe, Balada Anak Kampus, Nona Manis, Blues Musisi Banci & Dunia Rock N’ Roll.

Joni memang berkarya sangat idealis, blakblakan & nggak peduli mau disukai maupun dibenci yang penting joni berkarya jujur & tulus dari hati, joni nggak kepikiran buat untuk terkenal, yang penting unek-unek joni selama 13 tahun bermusik keluar di album ini.

EP “Titisan Rockstar” dibuka oleh Lagu Buat Loe sebuah lagu yang jelas-jelas ditujukan untuk sebagian besar Major Label yang kerjaannya hanya mengeksploitasi & mengkebiri musikalitas para musisi.

Pergerakan Joni Kemon memang sangat militan, saking militannya beberapa pasukan kemon yang ga kuat mental akhirnya mental, akhirnya sering terjadi pergantian Formasi Pasukan Kemon baik disesi drum, bass maupun vokal, tapi pergerakkan ekstrim Joni Kemon akhirnya membuahkan hasil, walaupun hasilnya pro & kontra (ada yang suka maupun ga suka), lagu2 Joni Kemon mulai dikenal sampai seluruh Indonesia, termasuk 1 Single Non Album Realita Bulan Suci yang liriknya penuh kontroversi.

Walaupun selama 2 tahun bergerak tanpa dukungan Label & Manajemen artis alias murni Indiependent nama Joni Kemon semakin ramai dibicarakan & pada tahun 2010, mulai muncul komunitas BaladJoni di beberapa kota di Indonesia, seperti Medan, Kota Jambi, Bogor, Cirebon, Jogjakarta dan kota2 lainnya.

Akhirnya karena tuntutan dari BaladJoni yang ingin membeli & memiliki CD Original, Joni Kemon akhirnya merilis Jualan CD Original & beberapa Paketan Merchandise (T-shirt,CD & Stiker), gue lupa jumlahnya soalnya ga dicatat sih tapi yang pasti EP “Titisan Rockstar” laku diatas 500 keping CD.

Pergerakan Ekstrim & Militan Joni Kemon, akhirnya membuat Slank melalui KoranSlank mengundangnya maen menjadi Opening disaat Ultah Kaka (2010), pada saat itu pula akhirnya tersebar kabar bahwa joni juga dulunya memang seorang slankers, kabar ini pun menyebar cepat ke seluruh SFC di Indonesia, dan akhirnya seperti penyemangat buat para slankers untuk tetap bekerja kerja keras, menjadi diri sendiri & berdiri diatas kaki sendiri seperti Joni Kemon (Slankers yang berkarya mandiri tanpa nebeng eksis ke manajemen slank).

Bulan Oktober 2010, Candil (Eks Seurieus) pun mengajak Joni Kemon tampil bareng di kota Jambi, malah Joni Kemon sempat jamming bareng Rockstarr Conspiracy (Sandy Pas, JPI, Krisna, Candil) diacara charity gempa sumbar di Senayan City membawakan lagu Knockin Heaven Doors milik GNR.

Awalnya Joni Kemon berkarya memang iseng & hanya ingin membuat 1 album saja sebagai pelepas unek-unek 13 tahun bermusik, tapi tuntutan berkarya dari baladjoni akhirnya membuat Joni Kemon harus konsisten berkarya, akhirnya paruh kedua tahun 2010, Joni Kemon mulai masuk lagi ke studio Rekaman, merampungkan album ke-2nya.

Pada saat memulai menggarap album ke-2 ada beberapa Major Label & Investor tertarik mau menggaet Joni Kemon, tapi Joni menolak tawaran tersebut karena cara bisnis mereka menurut Joni ngga fair, ya mereka maunya cuman cari keuntungan doang tapi dari segi fee ngga adil, musikalitas & idealisme gue juga harus dikurangin, hahaha males gue … Hey Fucking Major Label Go to Hell !!! … gue lebih baik tetap Indie kalo cara lu ga saikkk !!!

Sesuai dengan judul albumnya, album ke-2 Joni Kemon memang Blakblakan seperti Lagu Still Yakin isi tentang keyakinan Joni Kemon tetap bisa konsisten dimusik walau tanpa dukungan Industri Musik, Ababil menceritakan fenomena anak muda & ABG labil yang menjadi korban gaul, Generasi Terbuang menceritakan spirit orang susah yang tetap terus berjuang, Konspirasi Nanana bercerita tentang kebobrokan Bajingan2 Politik di Indonesia, dan lagu2 dahsyat lainnya (Sebarkan Senyuman, Bukan Sulap Bukan Sihir) yang memang ditulis sesuai dengan gambling & apa adanya.

Pergerakan Era album “Blakblakan” tidak terlalu berat, karena disaat Joni Kemon bergerak dibantu oleh beberapa Balad yang akhirnya menjadi Team Manajemen Sarank Kuntilanak (Manajemen milik sendiri) ya beberapa balad akhirnya memang bener2 bergabung & ikut berjuang bareng joni, joni punya sebutan khas buat mereka yaitu Kampretnya joni.

Awal tahun 2011 album Blakblakan mulai promo, Joni Kemon sempat menjadi Opening Act Candil & John Paul Ivan di acara GNR Nite di Tangerang, setelah itu Joni Kemon rilis VideoKlip Generasi Terbuang yang proses pembuatan murni dibikin oleh Kampretnya joni.

Bulan Mei 2011 CD Original Blakblakan Resmi dijual, dalam bentuk CD Data (isinya data wave, mp3, videoklip & wallpaper), pada saat itu pula Joni Kemon mencetak ulang album pertama Titisan Rockstar dan menjualnya kembali dalam bentuk paket Boxset album ke 1 & 2. Dalam waktu 1 bulan saja Paketan Boxset sudah terjual 300 keping CD. Kalo versi free mp3 semua lagu2 Joni Kemon sudah download lebih dari 25.000 download tapi yang beli album sampe awal 2012 cuman sekitar 900 keping, itulah Indonesia.

Setelah Rilis Album Blakblakan, Joni Kemon kembali bergerilya secara Militan baik di panggung maupun non panggung, beberapa Pasukan Kemon yang ga tulus bermusik & ga kuat mental pasti bakal mengundurkan diri ataupun diganti oleh Joni, ya gue menilai perjalanan musik gue adalah sebuah seleksi alam, yang kuat pasti bisa bertahan yang ga kuat pasti mental, berjalan aja karena musik itu adalah sebuah perjalanan hidup.

Selama tahun 2011-2012, Joni Kemon semakin membumi semakin banyak Balad Joni, & semakin banyak juga support dari komunitas lainnya, seperti dukungan dari komunitas Slankers, Bipers, Boomers dan beberapa komunitas musik Rock lainnya.

Periode Pergerakan Gerilya Joni Kemon tak terasa sudah 5 tahun (2007-2012) dan sudah menghasilkan 2 buah album, tak terasa pula formasi Pasukan Kemon telah berganti 17 kali, setelah melalui proses panjang akhirnya Joni menyeleksi Pasukan Kemon yang bener2 siap mental & mau tulus maenkan Rock N’ Blues ala Joni & kerja keras untuk ikut ke dalam proses pembuatan album ke-3.

Bulan Maret 2012, Joni Kemon merilis 1 single “Solusi Indonesia” sebagai hadiah bagi BaladJoni yang tetap setia nunggu album ke-3 rampung, lagu bertema tentang kepedulian terhadap lingkungan ini direkam bareng bersama Pasukan Kemon Formasi ke-17, Alland (Drum), Roni (Bass), Luckman (Rhythm Guitar), Joni (Lead Guitar) & Deni (Vocal).

Formasi-17 adalah Formasi yang paling solid, pada bulan April 2012 mendapat undangan maen menjadi Opening BIP di Bens Radio Jakarta. Formasi ini pula yang berlanjut membantu Joni menggarap album ke-3.

Disaat Rekaman album ke-3, Joni Kemon mendapat tawaran menggarap album kompilasi Indie BORN TO FIGHT, akhirnya lagu “Solusi Indonesia” yang masuk ke dalam album kompilasi tersebut.

Disela rekaman album ke-3 yang penggarapan sangat santai, Joni Kemon terus melakukan pergerakkan panggung ke panggung seperti biasa, dan akhirnya di bulan Mei 2012, Joni Kemon punya kesempatan kembali menjadi Artist pembuka konser Slank Xtraligi 2012 di lapangan Ciluar Bogor.

Selama era BLAKBLAKAN tahun 2010 – 2012 joni terus ngamen panggung ke panggung, mulai dari Bogor, Jakarta, Bekasi, Tangerang, Depok, Cikarang, Karawang, Bandung, Sumedang hingga ke Singaparna, Tasik Malaya.

Autobiography
Nama Panggilan : Joni
Nama Musisi : Joni Kemon
Tempat/Tanggal Lahir : Jakarta, 1981

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments: