Book Review : Everyone Loves You When You're Dead

Book Review : Everyone Loves You When You're Dead
Neil Strauss telah menyumbangkan banyak tulisan, antara lain, untukRolling Stone, New York Times, sampai Esquire. Buku ini mengumpulkan puluhan wawancara dengan berbagai narasumber, seperti Brian Wilson, Hugh Hefner, Madonna, sampai Kevin Richardson dari Backstreet Boys.

Semuanya disajikan dalam bentuk tanya jawab, bukan tulisan panjang atau esai, atau dalam bahasa Strauss, “Saat-saat terbaik yang diambil dari kurang lebih 3000 artikel yang telah saya tulis selama 20 tahun.” Tujuan nomor satunya adalah mengungkapkan kebenaran atau esensi dari orang, kisah atau pengalaman sang narasumber dalam format ‘mentah’. Juga jangan harap akan format tanya jawab yang konvensional, karena lebih sering bagian-bagian wawancara disebar di bab-bab yang berbeda sesuai dengan kepentingannya; ada misalnya bab The Worst Interview Ever atau The Rock and Roll Cliche Can Go Fuck Itself. 




Namun itu sama sekali tak mengurangi kenikmatan membaca, berkat kepiawaian Strauss yang melakukan wawancara layaknya mengobrol dengan teman lama. Tak heran bila jawaban-jawaban absurd, canggung, atau elaborasi cerdas dari sang artis muncul di sana-sini. Kalau pun ada kekurangan, dalam buku ini sama sekali tak tercantum tanggal kapan wawancara dilangsungkan.

Namun di antara semua kisah kebengalan khas rock & roll dan kejujuran yang membanjir, pada akhirnya itu tak menjadi masalah besar.

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments: