Live Review: Hellprint United Day V

Ulasan Hellprint United Day V - Lorong Musik


Ulasan Festival - Hellprint United Day tahun ini merupakan gelaran kali kelima selama diadakan. Reputasi sebagai salah satu penggagas metalfest terbesar di Asia Tenggara layak disandang Hellprint. Maka tak heran jika gelaran United Day dianggap sebagai kiblat para pesohor musik cadas tanah air. Tiap tahunnya dimeriahkan oleh berbagai unit rock/metal elit nasional.

Untuk harga tiket masuk bisa didapatkan di berbagai gerai distro tertentu. Dibanderol mulai seharga Rp25 ribu (presale) termasuk bonus kalender dan stiker, serta Rp50 ribu untuk On The Spot termasuk bonus CD, wristband, gelang, paket produk, poster, stiker, dan kalender. Info adan keterangan lebih lanjut bisa kunjungi akun media sosial resmi Hellprint.

Festival metal terbesar Jawa Barat, Hellprint United Day V, rampung digelar dengan sukses pada Minggu (5/3). Bertempat di Yon Zipur, Ujungberung, festival ini menghadirkan berbagai bakat muda dan para veteran metal terbaik, selama seharian penuh.

Gelaran metal persembahan SuperMusic ID menampilkan 82 band di atas empat panggung raksasa (Hell, Monster, Noise, dan Rawk) selama 12 jam, dari pukul 11.00 WIB hingga tengah malam menjelang. Tak tanggung-tanggung, panggung Hellprint diisi gempuran band-band metal dan rock bertenaga tinggi.

Babak pertama Hellprint dibuka oleh 12 band lintas genre pada empat panggung berbeda. Dimulai dari sudut paling kanan, Rawk Stage diisi oleh hentakan Fire Skate, Reignator, dan Kurang Gizi, kemudian Hell Stage dibombardir oleh rentetan Goregom, Afterlife, dan Memories of Last Morning.

Bergerak ke kiri dan tengah, Noise Stage menampilkan nafas segar dari Lore From Thread, Dream Fiktif, dan Blood Saw. Sementara panggung terbesar, Monster Stage, menampilkan performa terbaik dari Ressus, Secret of Novels, dan Trilogi, yang menutup babak pertama Hellprint menjelang break adzan Dzuhur.

Hellprint United Day V - Lorong Musik

Keempat panggung mulai memanas, babak berikut pun segera dimulai. Band-band metal terbaik persembahan Hellprint akan terus memberikan penampilan terbaiknya di festival ini hingga tengah malam nanti.

Hellprint terus menggempur! Walau diselimuti awan gelap, para penghuni stage Hell, Monster, Noise, dan Rawk konsisten memberikan penampilan terbaik mereka. Babak ini dimulai dengan warna post-hardcore Sunrise dan Eulogy, mengundang para metalheads menyanyikan nomor-nomor anthemic. 

Tenaga maksimum tersebut juga menular ke sound hardcore Walker dan nuansa death metal yang kental dari Kraken. Penampil Hell Stage, Syahdat, membawa para metalheads ke tegangan maksimum dengan permainan symphonic metalcore berenergi tinggi.

Energi ini juga disambut hentakan band-band Rawk Stage seperti Murka, Victim of Change, Pigphobia, Overhead, Chililineska, dan Saritme. Para penampil Hell Stage seperti Borock, Scream of Vexia, Guardian Angel, Black Ramstein, dan Killa the Phia juga tak mau kalah menyambut tenaga tinggi metalheads dengan serangan distorsi tingkat tinggi. 

Para penghuni Noise Stage Senator, Wiragora, Xenochrist, Hawasake, Jesse Jems, Raja Langit, Osaka, dan Crossfire, seakan memberikan alternatif penyaluran energi untuk moshpit yang tak kenal henti.

Di sisi lain, performa berkualitas tinggi kembali ditunjukkan Nectura. Darah muda extreme metal Bandung ini mampu mempertahankan energi tinggi hingga akhir set. Nectura mengakhiri panggung mereka di Monster Stage dengan lagu "Passive Agressive Bullshit" bersama Addy Gembel (Forgotten) dan Vicky Mono.

Sebelum break dan adzan Ashar dikumandangkan, Beside mencuri perhatian seluruh metalheads dengan akselerasi maksimum melodic death metal. Penampilan garang Beside di Hellprint: United Day V ditutup denga nomor anthemic "Aku Adalah Tuhan".

Kemeriahan Hellprint: United Day V terus bergulir, walau lumpur semakin tebal dan hujan kembali turun, antusiame metalheads terus menggunung. Band-band di keempat stage, Rawk, Noise, Hell, dan Monster pun merespon energi metalheads dengan menampilkan performa terbaik mereka.

Dimulai dari panggung Rawk Stage, band-band penghuni stage ini belum kendur mengalirkan semangat. Girlzeroth, Mortality, Remember of Today, Bunkerboob, Gendar Pecel, dan Errorcrew kerap mengundang para metalheads untuk bergerak bersama.

Live Review Hellprint United Day V - Lorong Musik

Kemudian, gempuran Hell Stage pun mendominasi sayap kanan Yon Zipur. Band-band dengan sound brutal dan tanpa ampun seperti Mortusia, Last Kiss From Avelin, Dead With Falera, Byebye Bunny, Xtab, dan khususnya Undergod, tampil maksimal tanpa jeda.

Energi yang sama juga hadir dari Noise Stage. Di sisi ini punk rock dan hardcore menguasai sesi sore Noise Stage. Dislaw, Buux Frederiksen and The Bangsat, Tcukimay, Taring serta Marjinal sanggup membuat moshpit bergejolak riuh, walaupun hujan turun semakin deras. Di sela-sela suplai energi tinggi Noise Stage, Bloccalito mencairkan suasana dengan dentuman old school hip-hop.

Pada babak ini, komposisi menarik mendominasi panggung utama, Monster Stage. Band-band melodik lintas genre seperti Billfold, Stand Here Alone, Scimmiaska, dan Rosemary sanggup menyeimbangkan energi tinggi tiga panggung lainnya. Rosemary menutup sesi sore dengan lagu anthemic "Punk Rock Show".

Energi besar Hellprint akhirnya mencapai puncak, band-band yang sangat dinantikan penampilannya mulai tampil satu-persatu.

Keriaan ini dimulai dari Rawk Stage, di mana para penonton masih setia menikmati panggung ini hingga akhir. Antusiasme besar mula-mula dinyalakan oleh MUCK dan Remember Party. Kemudian Gloria dan Let's Goo!! turut mewarnai panggung dengan hentakan berkecepatan tinggi. Akhirnya, D'Lady Rock menutup Rawk Stage dengan keriaan maksimal.

Di panggung berikutnya, intensitas tinggi kerap menjadi bensin para penampil Hell Stage. Kebrutalan panggung ini dibuka oleh penampilan Revenge the Fate, yang sudah ditunggu para metalheads sejak pagi. Brutalitas berkecepatan tinggi pun diteruskan oleh Prosatanica dan Restless. Agresi tinggi Hell Stage akhirnya ditutup set veteran death metal asal Ujungberung, Jasad.

Sementara itu, Noise Stage kerap menyuplai metalheads dengan alunan santai reggae, ska, pop punk dan dangdut. Petikan Coffee Reggae Stone dan Sir Iyay, sanggup membuat penonton skanking hingga malam berlanjut. Semangat ini dilanjutkan oleh nomor-nomor anthemic Rocket Rockers dan melodi ciamik Don Lego. Akhirnya, nuansa santai Noise Stage ditutup dengan alunan Pascodex.

Di panggung utama, Monster Stage, para penampil utama yang ditunggu-tunggu pun tampil. Jagoan metal Indonesia, Burgerkill membuka babak terakhir Hellprint dengan rentetan "Shadow of Sorrow", "Luka", dan "Under the Scars". Mereka pun menutup set dengan nomor anthemic "Atur Aku". Setelahnya, giliran Tipe-X memanaskan Monster Stage sekali lagi dengan lagu-lagu andalan, "Melati Aku Benci Kamu", "Percaya Padaku", "Sakit Hati", dan "Boy Band".

Usai Tipe-X memanaskan moshpit, energi yang sudah terbangun pun disambut oleh duo veteran, Rudal dan Sahara. Kolaborasi apik pun mengisi set padat Rudal kali ini. Vicky (Burgerkill), Addy (Forgotten), Man (Jasad), Andris (ex-Burgerkill), Abaz (Undergod), Baruz (Godless Symptoms, Balcony), Kinoy (Undergod/Pascodex), Popo (Demonsdamn), dan Apep (Discont) mengisi set Rudal dengan kebersamaan. Sahara pun kemudian menjembatani energi tersebut dengan lengkingan power ballad dan sayatan solo gitar.

Antusiasme tinggi metalheads di Monster Stage pun ditutup set pionir kancah independen Bandung, PAS Band. Kali ini dipersenjatai dua drummer, PAS Band membawakan lagu-lagu legendari seperti "Sejuta Harapan", "Impresi", dan "Jengah". PAS Band pun turut melayangkan dukungan pada Persib dengan membawakan "Aing Pendukung Persib", menutup Hellprint: United Day V dengan semangat dan antusiasme tinggi.

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments: