Biografi Neonomora

Biografi Neonomora - Lorong Musik

Biografi Neonomora - Penyanyi solo dan penulis lagu berkebangsaan Indonesia dengan nama lahir Ratih Suryahutamy, 16 Mei 1988) atau biasa dipanggil “Ra’. Dalam dirinya ia memiliki jiwa seni yang kental, yang telah membawanya ke area seni visual dan seni panggung, seperti: graphic design & illustrasi, melukis, photography, menulis, menyanyi, menari tradisional. 

Lahir di Jakarta, Indonesia sebagai sepasang putri kembar identik, saudari kembarnya meninggal dunia tidak lama setelah dilahirkan. Selain di Jakarta-Indonesia, ia dibesarnya di berbagai tempat, antara lain: Champaign-Illinois Amerika Serikat, Beijing-China serta Perth-Australia Barat.

Neonomora mulai menyanyi diatas panggung saat perayaan Natal di Urbana-Illinois, USA, di tahun 1991, saat ia berumur 3 tahun, ia didorong untuk menyanyi sendiri di panggung oleh orangtuanya. Ia ingat kenangan masa itu dalam sebuah interview, dan mengatakan bahwa “Malam itu adalah malam dimana saya tahu bahwa saya akan terus menyanyi di panggung”. 

Di usia 9 tahun, ibundanya membelikan album Mariah Carey “Number 1”, dan memintanya untuk berlatih bernyanyi. Untuk setiap keberhasilannya menyanyikan lagu bernada tinggi serta menghapal semua lagu-lagu di dalam album Mariah Carey, ibundanya akan menambahkan uang saku untuknya. Selanjutnya ia diperkenalkan untuk mendengarkan artis-artis soul dunia, seperti Etta James, Shirley Bassey, Ella Fitzgerald, Frank Sinatra, Stevie Wonder, Nina Simone, Earth Wind and Fire, serta banyak lagi artis soul legendaris, sementara ayahnya memperkenalkan dengan lagu-lagu, antara lain dari BeeGees, Queen, Stevie Wonder, Lionel Richie, and Michael Jackson. 

Neonomora memulai perjalanan musiknya sejak usia muda. Setelah pengamatan panjang atas berbagai genre musik serta didukung hasrat untuk mengangkat jenis musik yang disukainya saat beranjak besar, yaitu Soul, Blues, Jazz & RnB, dll; ia memulai apa yang diyakininya sebagai suatu fresh new-wave collaborative music sound yang dikembangkan untuk dirinya, untuk dapat dinikmati penggemar musik dunia. 

Di akhir 2011, atas keyakinan bahwa ia telah mencapai kedewasaan bermusik, Neonomora memutuskan untuk memulai karier musik, kemudian mengembangkan konsep musik, karakter, image serta lagu-lagu yang akan dinyanyikan, dengan satu-satunya bantuan saat itu dari adiknya Bam Mastro yang juga seorang penulis lagu, komposer, pemain musik serta music director. Sejak saat itu, ‘kolaborasi kakak-beradik’ dimulai. 

Ia memilih nama panggung Neonomora berdasarkan alasan bahwa ia mencintai segala sesuatu yang berhubungan dengan ruang angkasa. Nama sesungguhnya, Ratih Suryahutamy, diambil dari dua istilah dalam bahasa Sansekerta; Ratih artinya Dewi Bulan dan Surya yang berarti Matahari. Neonomora merupakan kombinasi dari istilah yang hampir memiliki arti yang sama; Nomo adalah Bulan dalam susunan yang tepat, dan Ra berarti Dewa Matahari dalam bahasa Mesir kuno. Ia merasa nyaman dengan nama tersebut, dan telah menggunakan nama panggung tersebut sejak tahun 2011. 

Kemudian di pertengahan 2012, seorang promotor musik, Ryan Novianto menjadi executive producer Neonomora. Ryan memperkenalkan Neonomora pada musisi-musisi Indonesia yang muda, berbakat serta sangat trampil dari Double Deer Studio, untuk menjadi bagian dari band, music engineer serta manajemen bagi Neonomora. 

Selanjutnya, Neonomora diperkenalkan pada Carmel M.C. Fowley, Denny Sakri, serta Marty Homs yang telah meningkatkan percaya diri atas musiknya. Neonomora mengeluarkan single pertama ‘You Want My Love’ pada November 2012, single kedua ‘Fight’ di 16 Mei 2013, dan single ketiga ‘Too Young’ di akhir 2013. E.P. yang bertajuk Neonomora dikeluarkan bulan November 2013. Di bulan September 2014, single ‘The Man’ dikeluarkan. Debut albumnya ‘Seeds’ telah diluncurkan sebagai premiere pada SoundsFair 24 Oktober, 2014. 

Dalam waktu setahun sejak single pertamanya diluncurkan energi musiknya telah menarik perhatian pencinta musik dari berbagai tempat termasuk Australia, U.S.A, Eropa, China & Asia Tenggara. Dalam dua tahun perjalanan karier solo Neonomora memperoleh kehormatan untuk bermain di festival musik bergengsi di Indonesia, yaitu: Java Rockindland, Java Soul-Nation, 280 Festival, serta SoundsFair. Ia juga telah memperoleh perhatian positif dari berbagai media, khususnya dari BuzzFeed, yang berjudul “10 Band Indonesia Yang Luar Biasa Yang Harus Didengar”. 

Debut EP Neonomora menempati tangga 14 pada Album Terbaik Indonesia 2013 oleh Rolling Stone Indonesia, dan telah dinominasikan sebagai “Artist Pendatang Baru Terbaik Tahun Ini” oleh NET TV di bulan Mei 2014. NEONOMORA juga telah bekerjasama untuk mewakilinya dalam sync licensing dengan label yang berbasis di Chicago, Minty Fresh. 

Pada lagunya ‘Too Young’ terdapat suara seorang gadis kecil menyanyi, itu adalah suara Neonomora kecil, saat usianya 4 tahun. Waktu itu pamannya, yang saat itu adalah seorang music director dari sebuah stasiun radio, membawa pulang alat perekam suara untuk bekerja di rumah. Neonomora kecil melihatnya, ia tahu apa yang diinginkannya segera meminta dengan sopan. ‘May I sing in the record, please!’. Jadilah suara Neonomora kecil menyanyi berbagai lagu terekam, antara lain: ‘Mr.Sun, Sun Mr. Glowing Sun, Please shine on me’. 

Neonomora mengeluarkan single pertama ‘You Want My Love’ pada November 2012, single kedua ‘Fight’ di 16 Mei 2013, dan single ketiga ‘Too Young’ di akhir 2013. E.P. yang bertajuk Neonomora dikeluarkan bulan November 2013. Di bulan September 2014, single ‘The Man’ a tribute for the nation to restore, dikeluarkan segera setelah presiden Indonesia yang baru terpilih. Debut albumnya ‘Seeds’ telah diluncurkan sebagai premiere pada SoundsFair 24 Oktober, 2014. 

Pada tahun 2016 Neonomora sempat dijadwalkan tampil di Amerika Serikat demi memeriahkan konferensi internasional tentang musik, media, dan digital bernama Musexpo di Los Angeles, AS. Namun karena tersandung permasalahan visa Neonomora harus rela gagal datang ke sana. 

Satu tahun berlalu akhirnya di tahun 2017 Neonomora memenuhi undangan tampil di Musexpo yang dihadiri oleh para petinggi perusahaan hiburan dunia di mana mereka telah berhasil melahirkan musisi-musisi besar seperti Katy Perry, Jessie J, LMFAO, hingga The Temper Trap. Penampilan Neonomora di Musexpo dijadwalkan terselenggara pada 1 Mei di S.I.R Studios Hollywood, Los Angeles, AS. Neonomora menjalani tur konsernya di Amerika Serikat yang bertajuk "Water Voyage". Lewat tur konser internasional perdananya ini, Neonomora tampil sebanyak tiga kali di Amerika Serikat dan Inggris.

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments: