Grup Musik Death Metal Medan, Djin Merilis Single Terbaru

Berita Musik Indie Terbaru dan Terlengkap di Indonesia


Berita Indie Terbaru - Djin, grup musik death metal asal Medan resmi merilis single terbaru yang diberi judul "Phase 2: Lucid Interception" pada pekan lalu via kanal YouTube resmi mereka. Lagu berdurasi lebih dari tiga menit yang terdengar jauh berbeda dari materi-materi sebelumnya ini adalah karya pertama Djin setelah terakhir merilis album perdana bertajuk The Era of Destructionpada 2012 silam.

Lewat siaran persnya, gitaris David Salim menjelaskan karakter musik yang ingin ditunjukkan oleh bandnya saat ini. Meski tetap konsisten memainkan death metal, Djin memiliki perbedaan signifikan dari album sebelumnya. "Sekarang kami mengedepankan gaya permainan polyrhythm, groove, ambient, serta harmonisasi dari ragam riff kompleks yang kami ciptakan. Sedangkan untuk penulisan lirik, kami akan banyak membahas mengenai mentalitas manusia dari sudut pandang kami," ungkap David.

"Phase 2: Lucid Interception" tercatat sebagai satu dari kisah trilogi yang ketiganya akan menjadi bagian di album terbaru. Menurut David, pemilihan "Phase 2: Lucid Interception" sebagai single pertama dilatarbelakangi oleh pesan yang terkandung di dalamnya, yaitu proses penyusupan ideologi dan kebiasaan-kebiasaan baru ke dalam kognitif manusia yang dilakukan oleh pemerintah. Oleh para personel Djin, hal tersebut dirasa memiliki makna yang paling relevan dengan realitas dunia saat ini, khususnya terhadap masalah-masalah yang terjadi di Indonesia.

David menambahkan, "Dan angka dua di "Phase 2" juga seolah menceritakan babak selanjutnya yang akan kami lakukan sebagai band death metal tanah air sekaligus merupakan proses penyambutan untuk album kedua Djin yang saat ini masih dalam proses penggarapan."

Perekaman "Phase 2: Lucid Interception" sendiri mengambil tempat di beberapa studio berbeda. Untuk gitar dan bass direkam di IRIS Home Recording, Pematangsiantar, sementara drum dan vokal masing-masing direkam di Ganagi Studio dan Citra Studio yang keduanya berlokasi di Medan.

Djin yang juga diperkuat oleh vokalis Fuad Hasan, bassist Chiko TM, drummer Achmad Nurdin Marja, serta gitaris tambahan Risky Daulay berencana akan melepas album kedua pada 2018 mendatang via label rekaman musik rock/metal Jakarta, Sepsis Records.

SHARE THIS

Author:

Etiam at libero iaculis, mollis justo non, blandit augue. Vestibulum sit amet sodales est, a lacinia ex. Suspendisse vel enim sagittis, volutpat sem eget, condimentum sem.

0 comments: